PODCAST STORY HORROR JIN WANITA RUMAH KOSONG

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Halo semuanya Jumpa lagi dengan saya cousins sing kurator dari podcast horror Nights Story halo halo apa kabar semuanya semoga kalian semua sehat-sehat ya dan seperti biasanya pada malam hari ini saya akan membawakan sebuah kisah mistis untuk kalian semua kisah mistis kali ini saya datangkan dari trik Twitternya payung hitam yang menceritakan tentang sekelompok anak muda yang mengalami pengalaman seram saat melakukan penelitian di suatu desa Seperti apa kisahnya Mari kita simak semuanya Di sini aku mau cerita lagi dengan teman-teman semua ya sembari menenangkan pikiran setelah penat kerjaan ini kisah yang dialami oleh temanku beberapa hari yang lalu ini dia cerita soal pengalamannya dengan aku di sela-sela break kerjaan Oh ya dia teman kerjaku kami sekantor Awalnya dia cerita-cerita kayak ngobrol biasa terus makin dalam ceritanya eh menarik nih ceritanya langsung aja aku minta ceritanya di-restart plus ngeluarin not atau bolpen dia kaget dong dengan kelakuanku ya aku jelasin dengan dia sekarang kalau aku ini sudah punya akun ini untuk berbagi kisah-kisah horor lewat Twitter awalnya sih dia nolak karena katanya cerita ini bersifat pribadi karena mereka yang ngalamin ini itu emang udah melakukan hal yang memalukan selain mengerikan akhirnya setelah aku bujuk dan jelasin teman aku

 

bersedia tapi dia Mohon Jangan sebut nama yang ngalamin kisah ini termasuk nama tempat Desa karena itu memang titipan dari salah satu warga disana oh ya karena temanku ini bersedia aku mulai Perhatikan dan nulis detail ceritanya Dinot Jadi kita mulai Ceritanya dari sudut pandang teman aku yang bernama Bayu tahun 2011 persisnya di penghujung tahun aku sedang disibukkan dengan salah satu persyaratan sidang skripsi Oh ya aku kuliah di salah satu universitas yang ada di Surabaya yang saat itu aku juga berdomisili disana aslinya sih aku bukan warga Surabaya disana hanya menimba ilmu tapi bagiku Kota Surabaya itu merupakan kenangan terindah bagiku Siapakah soal skripsinya saat itu aku berniat akan melakukan penelitian di sebuah desa yang sudah aku pilih sendiri yang akan meneliti kesehatan lingkungan di desa terpencil yang ada di kawasan Jawa Timur ya karena Jurusan kuliahku di bidang kesehatan masyarakat di desanya cukup jauh kalau dari jarak pulang-pergi dari Surabaya awalnya Niatku Emang nekat untuk pulang pergi tapi capek juga Ah enggak penting lah wong cuma seminggu sekali lalu dua hari sebelum aku berangkat ke desa kayak biasa rutinitasku nongkrong dengan teman-teman dulu Jadi mereka juga tahu kalau aku akan melakukan penelitian di desa itu diantara beberapa temanku ada dua dari mereka yang bernama Agil dan Toni yang

 

kepikiran untuk nemenin aku disana karena menurut mereka di desa itu alamnya masih asri dan indah Jadi mereka ngomong katanya daripada pulang-pergi terus gimana kalau mereka juga ikut dan nginep Desa itu sampai penelitianku selesai kata-katanya juga itung-itung perjalanan baik-baik Ran lah jadi kalau emang mereka nemenin aku penelitian di desa itu setelah penelitian selesai sebelum balik ke Surabaya mereka ngajak camping semalam di bukit yang ada di sekitaran Desa itu karena kami sebelumnya pernah ke desa itu jadi Bukit itu tidak asing untuk anak pecinta alam di masa itu aku pikir-pikir kayaknya beneran asik nih tapi aku masih bingung masalahnya ada enggak ya penginapan di desa itu akhirnya besoknya sehari sebelum penelitianku dimulai kami ke desa itu untuk ngurus izin penelitian dan sekaligus mastiin tempat penginapan di hari itu kami berangkat ke desanya Setelah beberapa jam perjalanan kami sampai di desa itu dan langsung ke rumah Kades untuk mengurus kebetulan Ternyata Pak Kades sedang duduk-duduk di depan rumahnya dengan bapak-bapak Kami

 

pikir ada acara apa ramai-ramai yang Awalnya kami jadi segan eh ternyata Cuma nongkrong aja akupun minta izin ke Pak Kades dan Pak Kades menandatangani izin ku Disana pun kami juga disuguhi kopi setelah bahas soal penelitian Aku akhirnya nanya ke Pak Kades soal penginapan selama menjalankan penelitianku di desa itu awalnya katanya enggak ada di desa itu tidak ada penginapan khusus tapi syukurnya salah satu bapak-bapak sebut aja pak Usman temennya Pak Kades membuka harapan kami katanya dia punya rumah untuk tempat tinggal kami sementara Wah Kami senang dong akhirnya pak Usman mengajak kami untuk melihat rumahnya di rumahnya berada di ujung pemukiman Desa rumah ini rumah sederhana layaknya rumah di kawasan pedesaan Sebenarnya rumah ini dulunya tempat tinggal pak Usman tapi sekarang rumah ini hanya difungsikan untuk gudang jadi banyak barang-barang Pak Usman yang enggak kepake dirumah itu tapi aku pikir enggak begitu masalah sih yang penting ada air dan ruangan itu aja lebih dari cukup akupun setuju Agil dan Tony juga ikut setuju di rumah tempat tinggal pak Usman sebenarnya hanya bersebelahan dengan rumah ini tapi jaraknya kurang lebih 30 M kami

 

terpisah dengan lahan kosong dan pohon rambutan yang gede banget di depan rumah ini masih ada Satu rumah warga yang posisinya di pinggir jalan kecil yang berhadapan pas dengan rumah kami setelah kami semua setuju dan memutuskan untuk menginap sementara di desa itu akhirnya kami pamit dengan Kades dan Pak Usman untuk balik lagi ke Surabaya karena besoknya barulah kami kembali lagi ke sini saat di jalan balik ke Surabaya Aku nyetir sedangkan Toni dan Agil sibuk membicarakan satu cewek yang mereka anggap itu adalah Bunga Desa jadi gini saat aku dengan pak Usman sibuk melihat-lihat dan membicarakan kondisi rumah tadi Ajil dan Toni sibuk mengintip cewek yang duduk di rumah depan aku sih biar juga si cewek itu emang sekilas kayaknya cantik tapi aku enggak begitu memperhatikan karena fokusku ngobrol dengan pak Usman mereka berdua semangat sekali terutama Tony karena katanya Wah asik tuh apa lagi di rumah depan ada cewek bening banget itu seolah jadi penyemangat mereka Ya wajar sih aku mikirnya ikan mana sih yang nggak seneng kalau disuguhi kucing asin ya enggak besoknya dari Surabaya kami siap-siap kembali ke desa itu lagi untuk tinggal beberapa hari di sana untuk

 

menjalankan penelitianku sekaligus menenangkan pikiran di alam dan desa itu kami pun pastinya membawa peralatan secukupnya termasuk tenda karena niatnya kami akan jujur aja ane rasanya aku membawa tenda peralatan mendaki sekaligus membawa laptop dan perkakas kuliah ini momen langkah pikirku saat aku menyatukan peralatan yang sangat berbeda tempat itu singkat cerita akhirnya kami sampai di desa ini gitu sampai aku sendiri ke rumah pak Usman Untuk mengantarkan kiriman oleh-oleh dari ibuku ya sebagai tanda terima kasih untuk keluarga Pak Usman karena telah memberikan tempat tinggal gratis karena kemarin aku mau membayar penginapannya tapi pak Usman menolak katanya dia hanya niat untuk membantu Setelah itu kami masuk ke rumah beres-beres tapi yang anehnya cewek rumah depan yang kemarin dilihat Toni dan Agil saat itu posisinya masih Duduk ditempat yang sama awalnya dari kami semua masih belum Berpikir itu aneh karena Awalnya aku hanya menganggap itu warga yang tinggal di rumah itu mereka berdua malah semangat banget terutama Tony yang terus-terusan kegirangan memperhatikan cewek itu Tapi Tony ini terlalu Palu karena dia enggak berani samperin langsung Beraninya

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR LEWAT GANG MENJELANG MAGHRIB

 

cuma lihat doang siang itu sambil ngintip cewek itu kami terus-terusan bahas dan bercanda soal bunga desa yang menurut aku juga cantik sih sampai Toni sambil bercanda ngomong gini Aku pingin jadi ulet biar Man Jatim bunga itu candaan kotornya sih aku dan akhir pun cuma ketawa nanggepin candaan itu yang tidak kami sadari ternyata kami sudah mulai tidak sopan siang itu juga aku jalan kaki sendiri mau lihat-lihat Desa ya itung-itung observasi lapangan aja dan lapor ke rumah Pak Kades soal penelitian sorenya aku balik ke rumah aku masih melihat cewek itu masih duduk didepan rumahnya Tapi di sinilah aku mulai sedikit merasa ada yang aneh karena saat itu aku melihat muka cewek itu kayak mukanya ibu-ibu nggak secantik dan semudah tadi siang yang kemarin aku lihat aku sambil jalan aku sempatnya apa Mbak tapi cewek itu hanya melihatku saja dan tidak membalas sapaanku di sini aku mulai berfikir ada yang aneh atau mungkin cuma perasaanku aja Ah mungkin Mbaknya ini kalau dilihat dari jarak yang lebih dekat nggak secantik dilihat dari jauh Gitu Sih pikiranku waktu itu Sesampainya dirumah aku membuat kopi karena saat itu emang dingin banget jadi kopi panas adalah hal pertama yang aku pikirkan begitu sampai dirumah aku buat kopi eh Agil dan Tony juga ikut-ikutan buat

 

kopi akhirnya kami duduk sambil ngerokok dan menikmati kopi sachet panas yang nikmat banget lalu aku keinget lagi soal cewek itu akhirnya aku buka pembahasan deh eh Mbak Mbak di depan rumah itu kalau dilihat dari Deket kok kaya ibu-ibu ya kau tanya aku keambil dan Toni Mereka pun spontan membantah ibu-ibu ndasmu orang bening kayak gitu kok barang seger tuh cukup ya pikirku mungkin aku salah lihat malamnya dengan suhu di desa itu yang dingin banget kami Panaskan tubuh ini dengan bahan-bahan dan peralatan yang telah kami persiapkan yaitu cabe bawang beras dan beberapa bumbu lainnya dan menu utamanya adalah mie instan menu Sederhana itu cukup untuk membuat perut kami kenyang setelah makan Agil ke depan teras rumah duduk sambil membawa kopi dan rokok nya ndak lama tiba-tiba Agil lari ke dalam manggil aku dan Tony [Musik] dengan reaksiku yang kaget lihat adil tiba-tiba lari pada apa game Tanyaku wuh Aku kaget trek bisa tempat yang indah di depan mukanya kok beda ya jawabnya ternyata Agil kaget karena dia juga melihat muka mbaknya yang duduk di depan itu persis kayak aku yang lihat sore tadi mukanya seolah menua Dan makin jauh dari kata cantik lalu Kami bertiga ngintip Mbaknya dari pintu dan benar saja mbaknya masih duduk anteng diposisi yang sama kaya kemaren cuma duduknya sendiri sambil Mengayunkan kakinya aku nggak salah lihat dengan cahaya remang-remang yang berasal dari rumah itu Kelihatan banget mukanya

 

Emang benar-benar benua tapi di sini kami sempat berdebat bahkan Masih sempat bercanda karena Tony katanya Cewek itu masih cantik kok Masih sama kayak kemarin dia lihat sedangkan menurutku dan Agil jelas-jelas mukanya kelihatan menua Kami sempat juga menganggap kalau seleranya Toni itu ibu-ibu dia suka dengan yang tua-tua gitu itu sih maksudnya hanya candaan aja disini kami emang udah mulai mikir itu aneh karena sosok itu kayak menunjukkan sosok yang berbeda dengan Toni sesuatu yang aneh emang sering menghampiri diri kita apalagi ketika kita berada di tempat asing sadar atau enggak yang penting kita bisa kontrol diri aja awalnya aku masih bisa mikir kayak gitu malam yang semakin larut keadaan Hening banget dibalut dengan suara-suara ambeien hutan alami Tony dan Azriel sudah tidur Aku masih sibuk dengan laptop ku mempersiapkan data penelitian untuk besok di tengah kesibukanku samar-samar aku mendengar semacam suara keramaian dari kejauhan sumber Suaranya kayak dari belakang rumah kami aku perhatikan lagi suaranya rasanya itu semacam suara pesta tapi pesta zaman dulu gitu karena masih kedengaran suara suara gamelan disinipun aku merinding akhirnya aku bangunkan Toni dan Agil mereka juga denger Kami sempat mikir apa di belakang desa sana masih ada D saya karena setahu aku di belakang itu udah nggak ada Desa lagi atau Perumahan warga lagi Halo Ah

 

tapi aku nggak tahu lah kami coba buat keadaan untuk enggak makin mencekam ditengah minimnya malam itu ya udahlah akhirnya kami tinggal tidur besoknya di hari kedua Aku mulai penelitian Tapi saat aku keluar rumah aku ngelihat lagi mbaknya masih duduk didepan rumahnya yang anehnya aku ngelihat dengan jelas mukanya itu kelihatan makin tua dari mukanya kayak muka nenek-nenek gitu berkeriput dan hitam seolah semakin hari mukanya berubah semakin tua dan mengerikan akupun Berkeringat dingin dan berusaha melihat kebawah aku nggak berani lagi untuk menegur karena ini sudah benar-benar aneh siangnya setelah selesai penelitianku di hari itu aku pulang lagi-lagi Mbak itu masih duduk di depan aku berusaha untuk tidak melihat Sampai dirumah aku langsung ngomong soal itu ke Agil dan Tony ternyata Agil juga sudah ketakutan karena dia juga sudah melihatnya tapi yang anehnya Tony dia masih melihat kalau mbak yang di depan rumah itu masih sama kayak awal Kami lihat cantik dan mudah di sini aku makin cemas terjadi sesuatu pada kehamilan daripada kenapa-napa akhirnya aku ke rumah pak Usman

 

niatnya mau bahas soal mbak-mbak yang ada di depan rumah ya mudah-mudahan pak Usman ngasih penjelasan lah buat aku Tapi saat aku ke rumahnya pak Usman ternyata di rumah cuma ada istrinya kata-katanya apa Usman sedang di luar ya udah aku balik lagi ke rumah sorenya Kami sedang pada diam semua Halo pak Usman pun datang dan langsung Nanya soal penelitianku aku buatin kopi untuk dia Dan kamipun berdua bercerita Awalnya kami berdua membahas soal penelitianku dan juga membahas soal Desa itu ya biasa lah basa-basi dan akhirnya Aku memberanikan diri untuk membuka pembahasan soal mbak-mbak yang duduk di depan paint Mohon maaf Pak rumah di depan itu rumahnya siapa ya Pak Tanyaku di rumah itu itu rumah kosong Mas udah nggak usah lihat-lihat kesana biarin aja jawaban pak Usman terlihat sedikit takut dan ragu saat menjawabnya pak Usman cuma menjawab itu dengan reaksinya aku jadi segan terus Nanya soal itu akhirnya setelah itu pak Usman pulang dari jawaban pak Usman kayaknya Pak Usman sudah tahu kalau kami melihat sosok yang ada di rumah itu padahal sebelumnya aku belum ngasih tahu sama sekali soal mbak-mbak yang duduk di depan rumah itu aku makin Yakin kalo mbak mbak itu

 

bukanlah manusia karena Pak Usman juga bilang kalau rumah itu kosong tapi yang anehnya Kalo malem rumah itu kok ada lampu remang-remang ya tapi aku juga nggak tahu sih siapa yang ngehidupin sore itu aku coba intip lagi mbak yang ada di depan Oh ya dia bener-bener masih duduk didepan rumahnya dengan muka yang menyeramkan ini malamnya sikap Tony mulai Aneh dia terus memuji kecantikan mbak-mbak yang ada di depan Tony Kelihatan tergila-gila banget dengan mbak itu Padahal aku dan Agil Sudah beberapa kali jelasin kalau mbak itu bukan manusia ini dia nggak percaya Karena emang sudah tergila-gila dengan kecantikannya sampai malam itu dengan udara yang dingin banget Tony mandi beberapa kali dan lama banget juga ngaca yang lama banget pokoknya itu bukan kayak ton inilah yang kami kenal dia aslinya Nggak selebay itu Sedangkan aku malam itu sedang sibuk dengan laptop ku mengurus data penelitian dan Agil nonton film di laptopnya tiba-tiba dengan keadaan yang sudah rapi tonny izin katanya mau ke warung depan karena aku sudah sedang fokus dengan laptop ya aku iyain aja begitu juga dengan Agil diapun pergi kami masih sibuk sendiri-sendiri malam yang makin larut keadaanku juga mulai mengantuk aku beres-beres siap-siap untuk tidur Dan aku baru ngeh

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR CAMP DI TANAH LELEMBUT

 

ternyata Tony belum balik padahal sudah larut begini aku mikirnya ke mana Sini anak Emang ada apa di luar jam segini tapi ya karena udah ngantuk banget aku nggak gitu mikirin Jadi aku tinggal tidur Begitu juga dengan anjil yang sudah lebih dulu tidur suhunya Tony bangunin aku juga Agil dia bangunnya Maksa banget setelah kami bangun ia berpulang dengan mukanya yang senyum-senyum kelihatan Seneng banget dengan bangganya dia cerita yang membuat kami kaget dan ngeri karena Katanya semalam dia tidur dengan mbak yang ada di depan bahkan udah begituan ya maksudnya kalian tahulah begituan dia juga terus-terusan menceritakan kecantikan wanita itu yang menggambarkan bentuk dari tubuhnya tapi aku dan agen dengarnya ngeri Karena kami tahu Mbak Mbak itu bukan manusia apalagi dengan wujudnya yang menyeramkan akupun berusaha untuk terus mengingatkan dia tapi Tony tetap gak percaya dia bener-bener nganggap kalau wanita itu cantik bahkan Tony mulai makin aneh karena dia mulai bertekad akan menikahi mbak-mbak itu secepatnya di sini Tony makin aneh aku dan Agil bingung Kami sempat kepikiran untuk melapor soal ini ke pak Usman tapi aku pikir-pikir lagi kayaknya kami enggak berani melapor karena Toni sudah ngelakuin hal begituan kami takut diusir warga karena melakukan norma tidak sopan siangnya Aku baru pulang penelitian

 

dan mbak-mbak itu masih duduk didepan rumahnya dengan wajah yang nggak enak dipandang aku berusaha untuk ngelihatnya sampai di rumah Toni benar-benar udah kayak orang gila dia meluk meluk bantal sambil ngebayangin kalau bantal itu adalah mbak-mbak yang ada di depan rumah dia terus-terusan manggil baik itu Agil sendiri kayak udah capek melihat tingkah Tony kamipun mulai nggak mikirin karena kami kesel dan takut pastinya saat kami sedang makan siang yang awalnya Tony berisik banget tiba-tiba Awalnya kami mengira dia ketiduran karena Tata Ajil dia emang belum tidur semenjak pulang tadi subuh tapi sampai malam Tony belum juga bangun aku bangunin mau ngajak makan malam eh dia nggak bangun juga akhirnya Agil bangunin agak kuat tapi Toni nggak sama sekali bereaksi disini kami sadar bahwa Toni tidak tidur tapi pingsan aku dan Agil benar-benar panik akhirnya aku beranikan diri ke rumah pak Usman dan menceritakan soal ini setelah aku ceritakan semuanya Pak Usman juga ikut panik dan langsung lari ke rumah kami di sini pak Usman yakin kalau rohnya Tony sedang dibawa oleh sosok yang ada di depan rumah ternyata emang bener Pak Usman kalau sosok depan rumah itu adalah hantu malam itu juga pak Usman meminta bantuan ke Pak Kades yang akhirnya malam itu keadaan rumah ramai dengan beberapa warga yang lihat keadaan Tony yang sudah terbaring ada salah satu warga yang

 

kelihatannya orang yang paling dipercaya warga Aku nggak tahu dia itu dukun atau Ustadz yang pasti dia kayaknya punya kemampuan semacam dukun gitu malam itu dukun itu membacakan doa-doa dan semacam melakukan ritual ke tubuhnya Tony aku dan Azil cuma bisa melihat dan berharap Tony selamat kami sama sekali nggak ngerti Tony Kenapa dan apa yang dilakukan oleh dukun itu tiba-tiba Pak Usman mendatangi aku menyuruh aku untuk memanggil Ajil dan Pak Usman bicara dengan kami berdua dia cuma menyampaikan bahwa untuk tidak mengabari orangtuanya terlebih dahulu dan siapapun orang luar Desa jangan tahu soal apa yang dialami Tony Q karena warga desa mau mengusahakan untuk mengembalikan rohnya Tony Oh ya aku cuma bisa ngikutin aja ya udah aku nggak ngabarin siapapun soal kejadian ini demi kebaikan pikirku karena kami juga nggak ngerti apa-apa di sini setelah dukun itu membacakan doa-doa ke tubuhnya Tony Dukun itu berjalan kedepan sendiri dan masuk di rumah depan rumah mbak itu kami dan beberapa warga ikut jalan ke depan tapi kami tidak diizinkan untuk masuk kerumah itu bertemu hanya dukun itu saja yang bisa masuk sendiri Jadi kami semua hanya menunggu dukun itu keluar kami semua duduk di jalan mbak mbak itu yang biasa terlihat duduk didepan rumahnya malam itu enggak kelihatan dukun itu

 

cukup lama berada di rumah itu kami enggak tahu apa yang dia lakukan Lalu setelah kurang lebih setengah jam Dukun itu keluar dengan wajah yang pucat dan lemas dia langsung terduduk di teras rumah wanita itu ini dia pun langsung disuguhi minuman karena keadaannya benar-benar kayak orang yang baru tenggelam kamipun nunggu Dukun itu pulih setelah Dukun itu puli dia mulai bercerita katanya saat itu Tony dibawa sosok sebangsa Jin yang menyerupai manusia Oh ya emang dikenal jin itu akan haus akan pernikahan sekarang Toni sudah ada di alam mereka ini sosok itu suka dengan Toni Dukun itu juga ngejelasin Tommy cuma bisa balik hanya dengan panggilan hatinya ini dia bisa balik kalau dia berniat dan mau balik tapi masalahnya hati dan pikiran Toni sudah buta ditemani dukun itu bisa memanggil Tony Bali tapi Dukun itu enggak bisa masuk ke arah mereka cuma bisa memanggil dari luar dan Dukun itu juga bilang aku bisa manggil temanmu tapi jangan terlalu berharap aku dan akhir pun cuma bisa pasrah apa yang aku rasakan itu enggak bisa digambarkan karena aku ngerasa kayaknya Toni nggak akan bisa balik lagi malam itu mulai larut kami semua masih duduk di teras rumah tiba-tiba kedengaran suara pesta

 

yang persis kayak kemarin malam warga di hadapan kami yang dengan itu semuanya kaget pak Usman pun menjelaskan kepada kami suara itu pertanda akan ada acara pernikahan tapi bukan pernikahan manusia itu pernikahan jin atau sebangsa Jin spontan Aku nanya apa itu pernikahan Jin dengan Tony Halo pak Usman dan semuanya hanya diam dengan raut muka pasrah termasuk dukun itu nggak ada yang bisa menjawab aku sadar dan aku merasa gimana gitu yang ada dalam pikiranku setelah itu apakah aku salah menanyakan sesuatu karena tiba-tiba semuanya diam akhirnya malam itu kami semua bubar apa tapi sebelum pulang Dukun itu berkata pada kami ini Dia mengingatkan kepada kami Kalau kami mendengar atau melihat sesuatu apapun dari rumah depan jangan terpancing apalagi jangan pernah masuk rumah itu dan untuk malam ini pintu depan rumah jangan ditutup Biarkan saja terbuka Katanya siapa tahu atas izin yang maha kuasa Tony pulang Jadi kalau pintunya tertutup rohingya nggak akan bisa masuk dan balik ke tubuhnya dengan ragu-ragu aku tetap mengiyakan Dukun itu setelah semuanya pulang aku semacam merasa aneh soal pintu itu dan lebih anehnya lagi aku nanya ke Agil yang sama-sama nggak ngerti kok pintu enggak boleh ditutup bukanya hantu atau roh bisa nembus dinding ya Tanyaku ke adil ah kita enggak ngerti demi kebaikan udah kita ikutin aja I Oh ya sudah kami benar-benar mengikuti apapun yang mereka suruh malam itu kami nggak bisa tidur cuma diam Agil cuma diam termenung dan di sini

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR ALAS ANGKER BELAKANG RUMAH

 

aku benar-benar ketakutan Tapi yang aku takutkan Gimana kalau Toni nggak bisa balik aku bingung harus bilang apa Ke orangtuanya karena orangtuanya Ton itu tahu kalau kami ke desa ini dan nemenin aku penelitian aku bingung dan takut sepanjang malam lalu sekitar jam 02.00 menjelang subuh yang keadaannya Hening banget kami mendengar ada suara Tony nangis minta tolong adil juga kaget dengar suara itu kami bingung suaranya beneran suara Tony jelas banget padahal tubuh Toni malam itu ada di hadapan kami yang terbaring Ingat pesan dari Dukun itu kamipun berusaha untuk tidak terpancing dan akhirnya kamipun cuma mendengar saja cukup lama sekali tapi akhirnya suara itu hilang juga kami pun perlahan ketiduran malam itu paginya aku terbangun di sini aku bener-bener udah gak mikirin soal penelitianku lagi lalu nggak lama kemudian dukun itu datang dan menanyakan kondisi Tony Halo pak Usman dan Pak Kades juga ikut datang yang ternyata tubuh Ton Ini mau di rupiah di hari itu ruqyahnya dimulai dari siang sampai sore setelah selesai proses Ruqyah dukun itu memanggil Tony dengan cara membisikkan di kupingnya nah tonic Kamu Harus Pulang berulang-ulang kami dengar dukun itu membisikkan kalimat itu dikuping Tony hingga dukun itu

 

menyelipkan nama bapak dan ibunya Toni dan menyuruh dia pulang di sini Untung aja Agil tahu nama bapak dan ibunya Tony Aku nggak tahu sama sekali karena dulu aku nggak pernah mereka raportnya guys setelah dipanggil-panggil dan meruqyah Toni nggak bereaksi sama sekali dia tetap terbaring aku melihat wajah dukun itu terkesan putus asa semua orang sedih melihat tubuhnya Tony yang terbaring Tapi beberapa jam kemudian sekitar Tony tiba-tiba gerak dan bangun dia bangun dengan keadaan lemas dan linglung banget dia heran melihat sekitarnya yang sudah ramai orang semua warga yang ada di situ berucap Alhamdulillah semuanya pada senang Tony akhirnya balik dukun itu pun benar-benar senang banget Aku dan akhir langsung ucapin Terima kasih untuk semuanya tapi dukun itu bilang Awalnya dia ragu Tony bisa balik ternyata atas izin yang maha kuasa Tony akhirnya kembali setelah itu semua Aku benar-benar penasaran Apa yang sebenarnya terjadi aku penasaran kenapa wanita itu bisa dengan Toni apakah karena kami sudah melakukan kesalahan kalaupun iya kami Berencana untuk segera minta maaf lalu aku tanya

 

kepada Pak Usman dan Dukun itu Halo pak Usman ternyata nggak menyalahkan kami dan Toni bahkan sosok itu kata-kata pak Usman sosok itu emang udah lebih dulu ada di desa mereka dibandingkan dengan manusia-manusia nya Sebelumnya sosok itu enggak pernah menghantui dan menakuti warga semua warga mungkin tahu atau pernah melihat sosok itu tapi enggak pernah menjadi masalah mereka keadaan menampakan wujudnya dengan orang yang dia suka dan tidak dia suka dia cenderung menunjukkan wujud yang menyeramkan dengan orang yang tidak dia suka dan sebaliknya Tapi berhati-hatilah untuk orang yang dia suka karena itu bisa jadi malapetaka katanya jin itu sama dengan manusia ini dia suka dengan orang lain dengan alasannya sendiri begitu juga dengan sosok yang suka dengan Tony tapi biasanya sosok itu akan menjadi lebih mudah mendapatkan orang-orang dengan jiwa yang lemah maksudnya itu kayak orang yang hati dan pikirannya imannya lemah Oh ya persis lah kayak Tony aku kenal banget gimana karakternya Tony ini dia emang jarang mengaitkan apapun dengan dasar hati nurani contohnya kaya Awalnya dia melihat sosok itu yang dia kira itu adalah Bunga Desa ini dia emang suka murni tapi karena pikirannya kotor ini dia suka tapi enggak mengaitkannya dengan hati lebih mengaitkannya dengan nafsu lalu malam itu sebelum pak Usman dan

 

warga desa lain pulang dari rumah kami dukun itu ngasih pesan ke kami sebaiknya besok pagi secepatnya Kami pergi ninggalin Desa itu terutama Tony karena aromanya mungkin masih tercium dan itu masih memungkinkan dia untuk kembali mengambil sosok itu Halo Pak Usman juga ngasih pesan ke aku apa yang sudah dialami Tony sebaiknya tidak Untuk Diumbar ke banyak pihak karena itu persoalan intim Desa kami yang bisa membangun kesan menakutkan soal Desa mereka akhirnya pagi tiba Kami beres-beres dan pamit untuk pulang Pak Kades pak Usman dan Dukun itu juga membantu bahkan ikhlas membantu kami dari kesalahan kami sendiri lalu kami pun pulang dijalan pulang keadaan Toni masih lemes banget bahkan masih linglung tapi dia udah mulai bisa ngomong maksudnya ngomongnya udah mulai nyambung sambil nyetir Aku penasaran sebenarnya apa sih yang dirasakan dan apa yang dilihat katanya ton ikan udah masuk kealam mereka Tapi sayangnya Toni nggak bisa ingat banyak yang ia ingat dia hanya duduk dan diarak layaknya arak-arakan pengantin dengan sosok wanita yang wajahnya sama sekali Enggak dia ingat ini dia juga lihat

 

sekitarnya yang Emang tempat yang asing bukan tempat yang dia kenal dan orang-orangnya semuanya aneh dan menyeramkan Tapi saat itu Ton itu nggak bisa ngerasain takut sedih dan nyesel bahkan marah juga nggak bisa ya cuma itulah Yang dia ingat setelah itu Tony juga minta ke aku untuk tidak menceritakan kejadian ini ke orangtuanya katanya dia malu dan takut karena sudah melakukan hal-hal yang tidak pantas setelah sampai di rumahnya aku antar Tony masuk kedalam rumah itupun karena keadaan Tony yang masih lemas dan linglung kemana ibunya nanya ke aku dengan Gagap bingung antara jujur dan harus bohong akhirnya aku bilang kalau Tony kerasukan saat di desa sana itulah akhir cerita dari aku tamat baik Itulah akhir cerita dari Twitternya Payung Hitam olahraga2014 Tapi sebenernya bagus ceritanya gitu file-nya mungkin tergopoh-gopoh ya nulisnya ya oke Mungkin itu saja cerita pada malam hari ini kurang lebihnya saya mohon maaf bila ada salah kalimat atau kata yang saya bacakan atau mungkin saya terkesan agak ragu yang untuk membacakan kalimat kalimatnya oke Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan pada malam hari ini kurang lebihnya saya mohon maaf wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Leave a Reply

Your email address will not be published.