PODCAST STORY HORROR LEWAT GANG MENJELANG MAGHRIB

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Halo semuanya Jumpa lagi dengan saya Cong sing-sing kurator dari pot kesohor eunited Story dan seperti biasanya pada siang hari ini saya kembali dan akan menceritakan sebuah kisah mistis untuk kalian semua kisah mistis kali ini saya datangkan dari thread Twitternya Mas Indrawan yang menceritakan seorang pemuda yang mengalami kejadian horor saat melintasi sebuah gang Seperti apa kisahnya Mari kita simak selamat malam kisah yang aku tulis di bawah ini merupakan sebuah kisah dari seorang kenalan aku yang terjadi di sekitar tahun 2018 yang lalu Jadi begini ceritanya aku sedang naksir kepada seorang gadis di tempatku bekerja Oh iya dan aku sama-sama berada di bagian marketing di sebuah perusahaan rokok bedanya Aku baru saja menjajaki pekerjaan ini selama enam bulan sedangkan Nia nama Gadis itu

 

merupakan pekerja yang baru masuk bulan lalu kuberanikan diri untuk meminta nomor kontaknya dan dengan serta merta dia pun memberikan nomornya kepadaku malamnya aku hubungi dia lewat pesan wa buka takar kalau aku mau mengajaknya jalan di hari sabtu Ranty kebetulan di hari itu aku mendapatkan undangan dari teman yang menikah pada Sore harinya Gan liatnya sekalian untuk meminta Mia agar menemaniku pergi kesana ternyata dia mau ikut bersama aku nanti Wah senang sekali rasanya bisa membawa seorang gadis yang cantik dan cakep sepertinya ke undangan Akhirnya diapun memberikan alamat rumahnya dan kupastikan aku akan datang menjemputnya di waktu yang sudah ditetapkan Sabtu itu hujan turun dengan sangat deras nya dari siang aku melongo melihat situasi bisa-bisa aku bakal pergi ke undangan teman dan bisa-bisa aku juga batal mengajak dia jalan-jalan hujannya masih mengguyur hingga pukul 4 sore dan mulai mereda ketika hampir pukul lima sore kuputuskan untuk pergi menjemput Nia dirumahnya masalah dia masih mau ikut atau tidak Aku tak mau memikirkannya yang penting aku mau menemuinya saja dulu gerimis masih menderai ketika kupacu motorku di sore hari itu kususuri jalan menuju rumah Nia berdasarkan alamat yang diberikan-nya padaku kemarin di sekitar 40 menit perjalanan akupun sampai di depan sebuah gang tugas pelan motor ini memasuki jam tersebut jalannya termasuk sempit dan banyak lubang dimana-mana air menggenang cukup banyak dikarenakan hujan tadi di saat aku masuk kedalamnya hari memang menjelang gelap Enggak nyangka juga sini ya tinggal di daerah yang kayak gini batinku kalau melihat berdasarkan penampilannya sih dia seperti

 

orang yang tinggal di sebuah perumahan elit kata batinku lagi yang ini Lenggang dan sepi sekali dari semenjak aku masuk kedalamnya tak nampak satupun kendaraan atau orang yang melintas ini mungkin dikarenakan hujan juga membuat orang-orang jadi malas keluar rumah dan jalannya juga serasa panjang dan lama Aku khawatir kalau aku telah melewatkan rumahnya Nia tapi jika berdasarkan alamatnya rumahnya masih cukup jauh dari sini kujalankan pelan motorku Karena aku belum mau menyerah untuk menemukan kediamannya di depan sana Kulihat ada seseorang yang sedang berjalan di tengah-tengah gerimis yang masih sedang turun ini kuhampiri orang itu oh maksudku mau membonceng nya sekalian kalau-kalau dia butuh tumpangan Fatin kudekati pakai jelas sosok orang yang sedang berjalan ini ternyata dia adalah seorang wanita tua ditangannya terpenting Sebuah kantong plastik hitam dan di tangan lainnya dia membawa sebuah jerigen berukuran kecil kepalanya tertutup oleh topi caping mungkin untuk menghindari air hujan jalannya pun tertatih-tatih Wah kasihan banget pikirku jam segini masih berkeliaran di luar rumah Mana hujan lagi ayo nek Biar aku antar kataku sambil menghentikan motor di dekatnya sejenak ia menatapku di saat ia mengangkat kepalanya terlihat

Baca Juga  APAPUN YANG TERJADI JANGAN LIHAT KE BELAKANG KEMBANG LARUK 5 STORY HORROR

 

kalau mata sebelah kirinya telah rusak lalu ia tersenyum dengan cepat ia naik ke boncengan belakangku aneh juga sih pikirku nenek tua ini tapi lincah amat gerakannya ia tak mau berpikir yang bukan-bukan segera saja aku menjalankan motorku kembali dari mana nek kau ujan-ujanan gini ucapku membuka obrolan tadi dari warung depan beli beras sama minyak tanah di sini nggak ada warung jadi harus ke depan Gan kalo mau belanja jawab dana itu oh jadi isi benda yang ditenteng nya itu adalah beras sama minyak pikirku minyak tanah buat apa Nek Tanyaku lagi Oh ya buat masak nasi kalau nggak pakai minyak mau masak pake apa jawabnya tak heran juga hari gini masa masih pakai minyak tanah pikirku merasa bingung Oh kenapa Nenek pergi belanjanya Saat Hujan gini sih anak-anak nenek pada kemana sesaat ia terdiam sebelum menjawab anak-anakku jahat semua semua tak ada yang peduli denganku mau aku sehat bau aku sakit Tak ada satupun yang mau tahu tentang keadaanku aku sedikit kaget saat nenek ini mengeluarkan pernyataannya si Hendi itu yang paling sering menyakitiku mataku yang sebelah rusak karena dia Kata nenek itu dengan nada gusar aku diam tapi aku masih ingin tahu bagaimana dengan cerita si nenek itu yang tiba-tiba saja curhat Oh si Hendy itu siapa nek Tanyaku padanya paint gitu ya anakku ngajakin Oh

 

ternyata nenek ini adalah korban kekerasan dari anaknya sendiri mirip sekali aku mendengarnya Itupun kalau ceritanya benar tapi mengingat tadi aku sempat melihat matanya yang rusak aku yakin kalau kejadian yang diceritakannya barusan bisa benar adanya aku hanya bisa diam saja tak tahu apa yang harus kukatakan setelah cukup jauh berjalan si nenek minta diberhentikan di depan sebuah rumah ini dia rumahku ucapnya sambil turun dari boncengan di bagian depan rumah itu tertutup oleh deretan seng yang terpasang rapat sulit Buatku Untuk melihat jelas area dalam rumah itu kondisinya juga gelap mungkin si nenek belum sempat menyalakan rambu penerangan saat pergi belanja tadi magazine hadju atas tumpangannya keatasin nenek sambil tersenyum terharu juga Aku melihat nenek ini yang sepertinya dalam keadaan tekanan batin atas kelakuan anak-anaknya Ingin rasanya melakukan sesuatu buat orang tua ini tapi aku sendiri juga bingung apa yang harus kulakukan untuknya ya sama-sama Nek Tak hanya itu saja yang bisa kukatakan Oh iya beranjak kearah rumahnya tapi ia berbalik lagi sambil berkata sesuatu padaku

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR DI KUNTIT JIN

 

jangan kau dekati anak itu dia bukan perempuan yang pantas untukmu kataku saat itu tapi si nenek sudah keburu masuk di balik pagar seng di depan rumah sebelum sempat aku bertanya apa maksud ucapannya beberapa menit kemudian tibalah aku di tempat tujuan rumahnya Nia hampir saja aku melupakan rencana untuk membawanya ke undangan aku melihat Mia sudah berdandan siap untuk pergi tapi mukanya sudah ditepuk mungkin marah karena aku lama datangnya aku pun menjelaskan tentang hujan sepanjang siang tadi dan juga pertemuanku dengan seorang nenek barusan Nia terlihat heran nenek nenek-nenek yang mana di Gang ini perasaan gak ada nenek-nenek katanya akhirnya aku Sebutkan ciri-ciri si nenek itu karena sebagai warga Gang ini juga harusnya dia kenal dengan sosok beliau Di Saatku singgung mengenai mata si nenek yang rusak expresinya sedikit berubah ia jadi agak ketakutan begitu matanya rusak sebelah tajam iya iya iya bawa kantong berisi beras dan jerigen minyak tanah Tata aku aku mengiyakan kukatakan bahwa aku juga mengantarkannya sampai depan rumahnya Astaga begini ya pelan-pelan the sample sebenarnya yang kau temui itu adalah nenekku ucapnya aku masih mau bertanya tapi ucapannya yang berikutnya benar-benar membuatku merinding nenek sudah lama meninggal saham semenjak aku masih sekolah dasar beliau meninggal karena tertabrak sebuah truk ketika menyeberang jalan dan saat itu nenek

 

memang mau membeli beras dan minyak tanah di warung depan Gan cerita Nia di rumah tempat kau Turunkan dia dulu Kami memang tinggal di situ tapi sekarang Rumah itu kosong biar tak ada yang masuk bapakku memagari nya dengan Saint supaya aman aku pun terpana tak yakin dengan apa yang kudengar tapi nyatanya itu benar-benar terjadi nenek yang kujumpai tadi rupanya neneknya Nia gadis yang kusuka tapi neneknya yang kujumpai tadi juga rupanya bukan manusia Peta di nenek sempat menyebutkan nama seseorang kata aku siapa penyanyinya eh seseorang yang suka menyakitinya kataku lagi bola mata nian tampak membesar siapa namanya Hendi Nia membelalak wajahnya pucat Ini siapa sih Yendi Tanyaku padanya kemudian Dia melihatku dan mulai Angie Tuh bapak u lagi-lagi aku melongo dengan apa yang kudengar dia makin menunjukkan amarahnya Padahal aku sendiri sedang bingung kenapa dia harus marah itu dasar nenek sialan udah mampus juga kenapa harus kau umbar aib keluarga sendiri jeritnya tiba-tiba pergi kau Sam jangan lagi pernah ke rumah ini jangan lagi kau mendekatiku aku enggak Sudi ya Ada yang tahu rahasia keluarga ini pekiknya sambil mendorongku keluar dari rumahnya Sumpah aku nggak ngerti apa yang sebenarnya terjadi di usir begitu saja seenaknya tanpa tahu alasan yang jelas apalagi dengan

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR SENANDUNG SERAM DI RUMAH NENEK

 

sekonyong-konyong dia membanting pintu rumahnya tepat didepan mukaku halo ah yasudahlah aku menghidupkan mesin motor untuk segera pulang aneh sekali rasanya atas semua peristiwa yang terjadi barusan dengan perlahan kujalankan motorku menuju arah luar Gang ini hari semakin gelap dan hari semakin terasa sangat gelap ketika aku melintasi rumah kosong tempat aku menurunkan si nenek sebelumnya sialnya di sini nenek ada disana berdiri persis di depan bagian depan rumah kedua tangannya masih menenteng benda yang sama seperti yang kulihat saat aku membonceng nya ia tertawa terkekeh sambil pandangannya tertuju ke arahku the dust Tuhan buruk sekali nasibku hari ini dengan cepat buru-buru aku memacu motor agar bisa segera Keluar dari gang itu dan berjanji dalam hati untuk takkan pernah memasukinya lagi selesai sekian cerita untuk malam ini Terima kasih banyak atas atensinya oke itulah akhir cerita dari trik Twitternya Mas Indrawan ya tentang pengalaman temannya saat melintasi sebuah gang yang ternyata bidang itu menyimpan sesuatu misteri [Musik] baik mungkin Itu saja cerita pada siang hari ini semoga kalian semua terhibur Selamat siang dan selamat bekerja the lounge

Leave a Reply

Your email address will not be published.