PODCAST STORY HORROR LAWANG SEWU

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Halo semuanya Jumpa lagi dengan saya chousing sing kurator dari poskes horror Nights Story Halo apa kabar semuanya semoga kalian semua sehat-sehat ya dan seperti biasanya pada malam hari ini saya kembali dan akan menghadirkan sebuah kisah mistis untuk kalian semua kisah mistis kali ini saya dapatkan dari thread Twitternya at Bewok Cabi jadi Mas Bewok cabe ini menceritakan kejadian yang dialami oleh temannya yang memiliki kelebihan swaktu temannya ini berkunjung ke sebuah situs bersejarah yang ada di kota Semarang Seperti apa kisahnya Mari kita simak pembaca Balik lagi dengan aku admin magang alias mimin di thread horor aku yang siap nemenin malam-malam horor kalian semua Ya udah cerita horor kali ini aku dapat dari narasumber ku yang merupakan teman sma-ku yang kebetulan kita kuliah di kota yang sama tapi aku sama dia beda kampus dan kita ketemu hanya sesekali pas nongkrong

 

atau ajojing di saat aku hubungi dia lewat WhatsApp dia tertarik juga untuk menceritakan pengalamannya yang pernah dipost pada Story IG pribadinya hanya saja mungkin sebagian ceritanya dia agak sedikit lupa karena kejadian itu terjadi sekitar tahun 2016 cerita ini terjadi di tempat wisata bersejarah yang mungkin banyak orang pernah berkunjung kesini letaknya tidak jauh dari Jogja yaitu kota Semarang yang identik dengan wisata horor nya itu beberapa tahun silam dikunjungi oleh narasumber dan teman-temannya Namun bukan keasyikan dan keseruan dari pengalaman berlibur yang mereka dapatkan tapi pengalaman mistis dan menegangkan yang mereka bawa saat kembali lagi ke kota Jogja sebelum memulai cerita ini aku ingin mengajak kalian yang mungkin peka dengan hal-hal tersebut dan memiliki kekurangan untuk melihat sosok lain nanti bisa ikut melihat ada sosok apa saja yang berada di foto yang dikirimkan oleh narasumber yang sempat berfoto di beberapa spot pada bangunan ini katanya sih banyak sosok Belanda di sini tapi aku yang tidak peka sama sekali dengan perempuan oh maksudnya ini penulisnya berusaha untuk melawak mungkin ya tapi mungkin yang tidak sama sekali peka dengan sosok seperti itu ya lihat fotonya biasa saja oke itu adalah pembuka dari cerita horor ini cerita yang mungkin dirasakan juga dengan kalian yang pernah berkunjung ke tempat ini Jadi ini nanti ada beberapa foto yang bisa saya Tunjukkan ditunjukkan lewat thread ini ya tapi nanti di akhir cerita Oke sekarang kita ke ceritanya dahulu Halo perkenalkan namaku Aryanti teman-teman kuliahku sering memanggilku Ari Sebenarnya aku agak risih dengan panggilan ini

 

karena Nama panggilanku identik dengan jenderal tapi karena teman-temanku terbiasa dengan panggilan ini ya aku terima aja Sebelumnya beberapa bagian dalam cerita ini diambil dari sudut pandang aku dan beberapa sudut pandang teman-temanku terutama saat aku mengalami gangguan di tempat itu saat ini aku berusia 25 tahun dan aku sekarang kerja di salah satu butik kerajinan batik dan pusat oleh-oleh di kota Kelahiranku Cirebon aku memang orangnya sensitif tentang hal mistis dan karena kekurangan aku ini aku sering merasakan badanku dikendalikan oleh mereka setelah lulus SMA aku memutuskan untuk kuliah di Jogja karena pikirku aku bisa tinggal dengan saudaraku disana selain itu juga aku memang suka dengan suasana kotanya yang asli dan tentram kalau aku kuliah di salah satu kampus swasta di kota Jogja dan selama aku kuliah di Jogja aku tinggal bersama Saudaraku di salah satu perumahan daerah di Jalan Godean di perumahan ini banyak juga rumah yang dijadikan kos-kosan atau disewakan buat mahasiswa pekerja dan pasutri seperti rumah di sebelahku ini yang dijadikan kos-kosan cewek jadi menurutku suasana perumahannya enggak terlalu horor seperti Perumahan lainnya yang pintunya selalu tertutup oke singkat cerita setelah aku kuliah di Jogja dan udah lumayan lama tinggal di sini aku akrab dengan beberapa penghuni kos samping rumahku namanya anak rantau pasti pergaulannya luas Gan apalagi buat anak cewek dan di Kompleks ku ini aku punya geng lain yang

 

sering nongkrong bareng dan jalan-jalan karena udah lama kenal Jadi udah seperti keluarga lah ya sebelum cerita mistis di Kota Semarang ini aku alami aku juga sering mengalami ketempelan atau sering dikasih tahu sosok-sosok yang tiba-tiba muncul seperti di cerita ini saat aku sedang main ke apartemen temanku di daerah senturan disitu aku bersama Robby Mutia dan tofan baru selesai berenang sekitar saat Kami berempat sedang asyik ngobrol di pinggir kolam samar-samar dari kamar atas aku melihat sosok wanita yang melirik kearah kami awalnya tak kuhiraukan sosok itu karena memang yang pekan disitu cuma aku dan saat itu cuma Mutia yang paham gerak-gerik uh saat aku tahu ada sosok lain disekitar kita ini sosok wanita cantik yang mungkin dulu sebelum bangunan ini ada dia sudah lebih dahulu ada di sini tampak dari raut mukanya yang memperlihatkan kesedihan bas Aku mau masuk kamar ternyata sosok itu mengikuti aku sampai ke kamar temanku di sana bersamaan muncul Wangi Bunga melati dan bau seperti dupa yang sangat menyengat di hidungku lalu kata temanku setelah itu aku tak sadarkan diri sampai 03.00 disitu teman-temanku panik karena tidak tahu apa yang harus mereka lakukan ini sosok lain pun bergantian keluar masuk ke tubuhku kata mereka ada sosok yang masuk ke badanku kemudian aku menari ini sosok wanita menari itu seakan mengajak ku menari mengikutinya aku tak tahu Berasal dari mana sosok ini Entah dari bangunan ini atau sekedar lewat atau sehingga [Musik] mereka semua ketakutan di situ mau lari Tapi kasihan melihatku aku baru sadar total ketika adzan subuh berkumandang dan teman-temanku rela enggak tidur untuk menjagaku yang dari tadi sore dimasukin sama banyak sosok ketika matahari terbit

 

kami semua baru bisa tertidur badanku rasanya tidak karuan rasa capeknya seperti orang yang bekerja seharian aku pun pulang ke rumah saudaraku sore hari diantar Mutia Besoknya aku main ke apartemen itu lagi dan ternyata sosok itu sudah tidak ada bagi orang yang mengenalku dekat mungkin sudah tidak heran lagi kalau aku merasakan hal seperti itu karena bukan sekali atau dua kali saja aku merasakannya termasuk geng di Kompleks ku yang sering main sama aku saat itu memang sedang libur kuliah Jadi aku punya banyak waktu untuk main dengan teman-temanku Sampai pada suatu hari geng di Kompleks ku ini mempunyai rencana untuk berlibur di kota Semarang setelah sepakat menentukan hari akhirnya kami berangkat bersembilan aku cesya Dira dinarto milluki mutiara bidan Taufan kami berangkat dari Jogja menggunakan dua mobil pribadi di mobilku ada aku Mutia lu Idi rathomy sedangkan mobil yang satunya diisi oleh robidin Arjasa dan tofan dari Jogja kami berangkat jemput subuh kami memilih rute lewat Magelang supaya pemandangan Asri pedesaan yang sejuk terasa dan karena jam segitu jalanan masih Lenggang jadi jarak tempuh kami kurang lebih 3jam saja Sesampainya di kota wingko ini kami langsung meluncur ke kuil Sam Po Kong sambil nunggu jam check-in hotel yang kami pesan wajah kusam dan lelah menghiasi raut muka aku dan teman-temanku sementara tadi sempat berhenti di POM bensin daerah Ambarawa untuk sekedar bersih-bersih badan saja dan Sebagian ada yang makan untuk mengisi perutnya panas terik menyinari kota Semarang

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR PASAR SETAN PERKEBUNAN CENGKEH

 

waktu itu saat kulihat Jam sudah menunjukkan pukul sebelas siang karena hotel kami berada di area Simpang Lima jadi aku berinisiatif untuk mengajak teman-temanku menuju ke hotel saja dulu untuk mandi dan beristirahat sebentar Eh udah jam segini nih Mending kita ke hotel aja yuk bisa rebahan sebentar Tri aku kepada mereka aku sih ayo-ayo aja yang lainnya gimana Jawab Roby Halo gimana Pak sopir Anda lelah kan kata Mutia kepada Tomi sambil bercanda Okelah tanpa basa-basi lagi kami semua langsung meluncur ke hotel suasana perkotaan Semarang yang cukup padat membuat kami agak lama sampai di hotel Sesampainya di hotel kami semua langsung bersantai di kamar ada yang makan sambil merokok di balkon depan kamar ada juga yang sibuk dengan gadgetnya masing-masing aku yang merasa punggungku capek langsung saja terbaring di kasur kami memesan dua kamar yang cowok dan cewek dipisah biar enggak ada apa-apa ay hari pertama di Kota Semarang kami jalan-jalan keliling kota menikmati indahnya lampu perkotaan berwarna-warni sambil bercanda sampai rasa lapar datang Lalu Tommy mengajak kami makan soto semarang di sekitar Simpang Lima Eh kalian pada Laper nggak diem-diem aja tanya Tomi sambil bercanda Fauzia laper lah di hotel tadi kita cuma ngemil doang jawab Mutia aku ada tempat makan enak nih seru Tommi Wah di mana tuh Tom ngikut aja aku mah tanya Dira penasaran soto semarang pada mau nggak ajak kami lagi Oh ya udah langsung ke sana aja teriakku lalu

 

kamipun langsung menuju ke tempat makan yang Tommy maksud di sekitar 07.00 kita semua makan kemudian selesai makan kami berniat nongkrong di kota lama Semarang Katanya sih bagus kalau malam hari Ditambah lagi dengan ornamen-ornamen nya yang bernuansa Eropa oke tanpa pikir panjang kami langsung meluncur ke sana setelah puas berfoto-foto dengan spot bangunan tua di sana Aku dan teman-teman memutuskan untuk pulang kembali ke hotel karena waktu sudah menunjukkan jam 09.00 tapi sewaktu diperjalanan Lucky punya ide yang menurutku ide gila yang membuat kami semua mendapatkan imbasnya eh masih jam segini nih gimana kalau kita wisata malam kelawang Sewu Kayaknya seru tuh kata Lucky kepada kami wah gila Kamu yakin mau ke sana sekarang tanya Mutia dengan raut takutnya karena sebenarnya mereka sudah paham kalau beberapa diantara kami ada yang bekas sama hal begituan Jadi mungkin Lucky tertarik dengan sosok-sosok apa saja yang berada di bangunan Belanda itu aku sering dengar cerita mistis tentang bangunan tua itu dan dari orang-orang pun sedikit was-was karena takutnya kita bisa masuk tapi nggak bisa keluar namun hal itu coba aku singkirkan karena niat kami disini untuk berlibur jadinya ya aku Iyakan saja ajakan itu saat sampai di Lawang Sewu Aku sudah mulai disambut sama sosok yang berdiam diri di rangkaian kereta api depan bangunan tua itu sosok wanita Belanda dengan baju putih dan sosok anak kecil itu memperhatikan kedatanganku dan

 

teman-temanku namun tak lama sosok itu menghilang Mungkin dia Hanya penasaran dengan kedatangan kami setelah menanyakan wisata malam di sana akhirnya kami sepakat untuk ditemani guide akhirnya penjaga loket pun menjadikan kami guy lama kami menunggu diloker kemudian saat penjaga loket itu kembali menghampiri kami Dia berkata bahwa gaib yang ada sedang berhalangan untuk menemani kami Lalu Tak lama kemudian penjaga loket itu bilang kalau dia akan menjadikan get pengganti Oh ya kami ia akan aja karena kami sudah terlanjur membayar tiket masuk tiba-tiba dari arah belakang kami kami dikejutkan oleh bapak-bapak yang berpakaian seperti warga lokal sini membawa senter ndak pak turget ya ya tanya Robby pada bapak-bapak itu tak hanya anggukan kecil dari bapak itu yang menjawab pertanyaan Robby tapi syukurlah kami tidak menunggu lama lagi untuk segera masuk ke bangunan ini namun perasaanku agak tidak enak karena dari kemunculannya saja Bapak itu sudah misterius akhirnya kami semua masuk ke Lawang Sewu dan setelah bapak itu mulai menjelaskan tentang sejarah bangunan ini aku pun agak sedikit lega akan tetapi dengan tatapan kosong bapak itu Dia melihatku aku yang dari awal sudah merasakan hal yang tidak enak semakin was-was setelah berkeliling beberapa ruangan di bangunan itu akhirnya kami diajak ke ruang bawah tanah yang menurut ceritanya di sini dulu itu dipakai untuk penjara tawanan zaman penjajahan ya memang benar hawadis ini sedikit berbeda aku dan teman-teman yang peka merasakan banyak energi

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR ANGKOT SETAN JATINANGOR

 

yang berbenturan dengan kami aku di Rasya dan dinner sudah merasakan hal yang tidak biasa tiba-tiba saat aku melihat kaki cesha disitu ada sosok yang memegangi kakinya tapi aku tidak berani untuk berbicara di tempat itu lalu diikuti Robby dan Mutia yang bilang katanya Mereka gak pusing Disini eh bentar bentar aku agak pusing nih berhenti dulu yuk kata Mutia kepada kami akhirnya kami memutuskan untuk Berhenti sejenak di situ sambil mengambil beberapa foto juga ditempat itu keanehan pun muncul turget yang berada tepat di belakang saat kami foto tidak kelihatan Ah mungkin tertutup sama bayangan kami saat itu aku masih berpikir positif saja setelah puas berkeliling ruang bawah tanah hal yang sangat menegangkan pun terjadi diawali dengan Dira yang tiba-tiba berhenti jalan lalu melihat kami dengan tatapan kosong teman-teman yang lain coba bertanya kepada Dira kenapa kamu Dir tanya Lucky nggak apa-apa kok disusul kami yang ikut menanyakan hal yang sama pada Dira ini dia hanya diam saja dan tak lama berselang cesha tiba-tiba terjatuh pingsan Taufan yang berada di belakangnya pun langsung sejak pasang badan Waduh batin gak beres ini umpatku dalam hati lalu Tommy bilang kalau kita Mending keluar saja dulu akhirnya aku Lucky dan Mutia membantu Dira berjalan keluar sedangkan Tommy Robby dan tofan membopong cesha yang masih belum siuman Halo Dira membantu membawakan barang yang dibawa oleh Geisha Dinar Maksudnya ya dan saat kami sudah berada di luar

 

tomiro bidan Taufan merasakan pusing dan merasa badan cesha semakin berat Dinar pun ikut kemasukan wis usul aku yang merasakan badanku seperti menggendong sesuatu di situ aku langsung tak sadarkan diri suasana semakin mencekam saat Taufan dan Tommy menengok kebelakang ternyata gaib yang sedari tadi ikut sama kami itu tiba-tiba enggak ada hilang di situ teman-temanku pahani aku Dinar jessya dan Dira sudah mulai dirasuki makhluk lain dari bangunan ini The Lucky dan Mutia saat itu langsung kepikiran untuk menghubungi ayahku waktu itu Jam menunjukkan pukul sebelas malam lama Lucky menelepon Ayahku akhirnya diangkat juga halo halo semua alaikum Kenapa Neng tanya Ayahku dari ujung telepon [Musik] oh bukan Om ini Lucky Om temennya Ari Oh maaf ganggu malam-malam ini kami lagi di Lawang Sewu tiba-tiba kami digangguin sama penunggu sini ucap Lucky menjelaskan kejadian itu pada ayahku The Lucky menceritakan keadaan kami saat itu pada Ayahku bisa dibilang Ayahku ini orang yang paham dengan hal yang itu Dan kalau sedang diganggu pasti ayahku yang bertindak saat Ayahku membacakan beberapa doa lewat telepon tiba-tiba mata cesha terbuka dia melotot

 

kearah Tommy Robby dan tofan mereka jelas ketakutan melihat tatapan cesha tak lama kemudian jasad tersadar sosok yang berada di badan Jessica pun sudah hilang namun saat sadar jasa merasakan Kakinya masih berat aku Dira dan dinner masih mengalami gangguan saat itu dan kata teman-teman saat itu aku menangis mungkin sosok yang berada di badanku ini Ingin berkomunikasi lalu Ayahku bilang bahwa pulang ke Jogja aja dulu nanti biar umumnya Ari yang mengobati disana ucap Ayah ku Halo dinadan Dira Semakin menjadi banyak sosok yang bergantian masuk ke badan mereka aku yang masih menangis tiba-tiba pingsan teman-teman yang lain semakin kebingungan aduh yakin kita mau pulang ke Jogja dengan keadaan seperti ini tanya Tommy tapi tadi ayahnya Ari bilang gitu Tom Mau nekat aja aku sih kasihan melihat mereka seperti ini jawab Roby di desa yang sudah sadarkan diri tadi dia merasa ada anak kecil disampingnya akhirnya teman-temanku nekat untuk pulang ke Jogja malam itu juga Taufan dan Tommy menyusun rencana untuk kembali ke hotel mengambil barang-barang kami yang berada di sana Oh ya udah kita bagi tugas aja aku Mutia sama Tomi ke hotel ngambil barang gadaian di sini aja jagain mereka atau fun Oh iya siapa tahu nanti kita jalan keluar ketemu sama penjaga loket itu ucap Tommy lalu Taufan Mutia dan Tommy berjalan keluar untuk kembali ke hotel mengambil barang-barang kami Robby luckia dan jessya tetap stay di

 

sini The Lucky yang jagain aku dan Dinar katanya saat aku menangis tiba-tiba aku membuka mata sambil menunjuk kearah ruang tengah KSA saat itu melihat sosok Perempuan Belanda berjalan ke arah kami tak lama Robby mendengar suara lirik orang minta tolong ini sosok Perempuan Belanda yang dilihat oleh Keisha tiba-tiba hilang di sisi lain dinner terlihat menangis sambil memukul tangannya tak lama berselang Tommy Mutia dan tofan kembali lalu langsung kami bergegas untuk pergi dari bangunan itu bayangin aja selama Diperjalanan kami tidak henti-hentinya mendapat gangguan aku Dinar dan diraih yang masih kerasukan tiba-tiba teriak lalu menangis hal itu bergantian terus-menerus di dalam mobil lalu saat kami sampai di Jogja omku langsung memanggil pak ustad yang merupakan guru spiritualnya di situ Pak Ustad sudah kaget ketika melihat kami yang ternyata diikuti puluhan sosok dari bangunan tua itu ah Halo Pak Mohon maaf kalau sebanyak ini rasanya mustahil kalau tidak diobati sama puncaknya Ucap pak ustad itu lalu Baiknya gimana pak ustad apa kita harus ke sana lagi menemui kuncinya kata omku yo Kausa nanti saya hubungi temanku yang punya kenalan Kuncen disana jawab Pak Ustad lagi lalu terlihat pak ustad mencoba menghubungi salah satu rekannya dan menjelaskan kejadian yang dialami oleh kami kemudian terdengar pak ustad menyuruh rekannya

 

untuk membawa Kuncen itu datang ke Jogja ya jadi kayaknya Semarang sama Jogja itu dekat ya kayak mungkin gaya surabaya-sidoarjo akhirnya tanpa pikir panjang rekan dari pak ustad itu datang kerumah sang Kuncen lalu berangkat ke Jogja saat itu waktu menunjukkan hampir subuh namun aku Dira dan Dinar Belum sadar juga tiba-tiba checa kembali dirasuki oleh sosok anak kecil dan kemudian cesha tertawa terbahak-bahak teman-temanku yang melihat itu semakin bingung sedangkan Pak Ustad masih berusaha untuk membersihkan satu persatu sosok yang mengikuti kami bernyanyi terlihat omku berbincang dengan ayahku lewat telepon lalu tak lama berselang Luki ikut kemasukan juga dia menangis lirih saat itu suasana pun semakin panik karena tak ingin lebih banyak lagi sosok yang datang akhirnya pak ustad memutuskan untuk memagari rumah omku dibantu dengan ayahku yang berkomunikasi dengan sosok yang mengikuti kami dari jauh di sekitar 06.00 rekan pak ustad dan Kuncen dari Lawang Sewu datang mereka heran kenapa bisa sebanyak itu makhluk yang ikut ke sini lalu puncan itu langsung tertarik dengan aku kalian di sana Ngapain aja tanya Kuncen Awalnya kami berkeliling biasa lalu kami diajak ke ruang bawah tanah Pak Samator jdnya nah dari situ satu persatu dari kami kerasukan jawab Tommy yang mencoba menjelaskan kepada Kuncen tapi terget itu tiba-tiba hilang Pak sambung Tommy lagi yang betur jadi itu

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR GAMELAN ANGKER DI SEKOLAH

 

bukan manusia UC Pakuncen tersebut ini maksudnya bukan manusia gimana ya Pak tanya get itu jelmaan dari bangsa jin Jawa pak punten itu lalu kami yang mengalami gangguan bisa kembali sadar selepas Dhuhur saat itu aku merasakan badanku rasanya tidak karuan sakit sekali saat membuka mata aku melihat banyak orang yang berkumpul disekelilingku Kulihat ada tante sepupuku dan teman-teman yang lain berkaca-kaca matanya melihat ke arah aku Bira Dinar dan jasa serta Lucky lalu kuncian itu berkata banyak sosok yang tertarik pada kalian terutama na ini sebaiknya Kalian tidak usah kembali ke Semarang dulu untuk sementara waktu atau mungkin jangka waktu setahun ini kata Pak punjen sambil menunjuk aku aku kenapa memangnya dengan aku kenapa sosok itu tertarik pada pertanyaan dalam hati ini memang kenapa ya Pak Robert coba bertanya pada kuncian itu ya agar sosok itu lupa karena kalau kalian kembali ke sana terutama ke Lawang Sewu tidak menutup kemungkinan kalau terjadi hal yang lebih besar lagi bahkan bisa membahayakan nyawa kalian ucapan Kuncen Itu menjelaskan semenjak kejadian itu kami yang kemarin berkunjung ke Semarang mengikuti saran Pakuncen untuk tidak berkunjung ke Semarang apalagi kelawang Sewu ini saja sudah puluhan yang ikut Oh mungkin puluhan Jin ya yang ikut ya Jadi kalau kami kesana lagi bisa-bisa jumlahnya lebih banyak dari ini mungkin Sore harinya omku mengantar kuncian itu

 

kembali ke kota Semarang sebelum pergi Kuncen itu berpesan kepada kami kalian kalau di dalam hati sudah tidak yakin sebaiknya jangan kalian teruskan karena bahaya bisa datang dari arah mana saja ucap Kuncen itu kepada kami lalu pak punten itu pulang ke Semarang diantar omku dan rekannya pak ustad disitu kami mulai bercerita cerita tentang hal apa saja yang dirasakan selama berada di Lawang Sewu di saat aku berada Disana aku melihat banyak sekali sosok orang yang sedang di pasuruhan ada sosok anak kecil yang dilihat Dira dan ada sosok Perempuan Belanda yang dilihat oleh Geisha serta banyak sekali sosok tawanan terutama sosok yang memegangi kaki cesha waktu di ruang bawah tanah namun dari kejadian itu hanya Mutia saja yang sama sekali tidak mendapat gangguan ini memang awal kami masuk ruang bawah tanah Mutia sempat merasakan pusing mungkin saat itu dia mendapatkan benturan energi tapi ada satu sosok yang menyukai Mutia dan mungkin sosok itu yang menjaga Mutia sampai saat ini aku masih tidak berani untuk kembali ke Lawang Sewu mungkin kalau untuk tujuan wisata ke tempat lain aku masih berani cerita menegangkan sekaligus mencekam dimana Harusnya kita menikmati liburan di kota itu malah mendapatkan oleh-oleh yang luar biasa mungkin bagi sebagian orang yang peka dan dapat merasakan energi yang kuat di sana sebaiknya kalau ada perasaan tidak enak jangan diteruskan karena di siang hari pun kalian bisa merasakan kesedihan kepedihan rasa sakit dan ketakutan terutama di

 

ruang bawah tanah bangunan ini ini memang aku tidak berada dalam masa itu tapi aku merasakan di ruangan itu dipenuhi sesak oleh orang-orang yang disiksa dan dibiarkan meninggal di sana Akhir kata aku ucapkan banyak terima kasih kepada penulis dan pembaca khususnya Mungkin beberapa detail bagian dari cerita ini aku agak sedikit lupa namun disini Sudah Cukup jelas menggambarkan keadaan kami saat berada di Lawang Sewu Terima kasih semuanya [Musik] keterangan narasumber mengenai ceritanya saat itu seakan mentriger ingatannya di Lawang Sewu ya mungkin agak lupa sedikit karena sudah lama juga terima kasih para pembaca yang sudah bantu share cerita ini semoga apapun yang ditulis dalam cerita ini dalam dapat menambah wawasan horor kalian tentang suatu tempat atau kota ini terima kasih Oke itulah akhir cerita dari thread Twitter yang ditulis oleh base Bewok jadi Ini cerita tentang temannya ya saat berkunjung di suatu bangunan bersejarah peninggalan Belanda yaitu yang ada di Semarang Lawang Sewu jadi kalau saya lihat fotonya lihat fotonya itu memang eh eh pernah dijadikan tempat Uji Nyali Dunia Lain Kalau nggak salah ya Pokoknya saya pernah lihat dah gambar itu Dan kalau dilihat sih Saya nggak kelihatan apa-apa ya Ya mungkin karena saya tidak memiliki kelebihan seperti itu oke mungkin bagi kalian yang memiliki suatu kelebihan atau indera keenam untuk mengunjungi tempat-tempat yang menurut saya angker itu harap hati-hati jadi kalau bisa itu kalau hati ini kayaknya agak was-was atau enggak yakin itu mending gak usah masuklah daripada kejadiannya seperti di cerita ini baik Itu saja cerita pada malam hari ini kurang lebihnya saya mohon maaf wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Leave a Reply

Your email address will not be published.