PODCAST STORY HORROR LIMA PENUMPANG MISTERIUS DESA HANTU LAMPUNG SELATAN

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Halo semuanya Jumpa lagi dengan saya chousing sing kurator dari podcast horror Nights Story Halo apa kabar semuanya semoga kalian semua sehat-sehat ya dan seperti biasanya pada siang hari ini saya kembali dan akan menghadirkan sebuah kisah mistis untuk kalian semua kisah mistis kali ini saya datangkan dari trik Twitternya Mas beri Story tentang misteri lima penumpang yang menuju sebuah desa yang tak berpenghuni Seperti apa kisahnya Mari kita simak enggak memandang Apa pekerjaan kita mereka akan datang dengan keseraman tanpa diduga dengan berbagai bentuk yang enggak tertebak terdampar malam ini simak pengalaman seorang supir travel di salah satu bagian Sumatera hanya disini diberi Story Lampung ciri khas 1998 hati-hati Bang udah malam ini kenapa nggak besok ajalah gizi nariknya hehe tanggung Man setoran masih belum setengahnya ini nanti Bos marah nyaris 11.00 ketika aku masih berada di Pelabuhan Bakauheni Lampung percakapan dengan iman rekan sejawat ku sejenak membuyarkan lamunan Oh ya begitu sudah menuju tengah malam tetapi aku belum dapat memenuhi target setoran setengahnya pun belum makanya aku memaksa untuk bekerja sampai larut malam seperti ini padahal sebelum-sebelumnya paling malam jam 09.00 sudah selesai Ya sudah nyari 10 tahun aku bekerja sebagai supir travel dengan trayek by hunny Bandar Lampung sudah terbilang banyak makan asam garam merasakan pahit getirnya pekerjaan ini Entah kenapa beberapa hari belakangan penumpang sungguh sepi bisa dihitung dengan jari ketika mobilku terisi penuh yaitu 12 penumpang dapat lima penumpang saja sudah bagus malahan malam ini baru hanya dapat satu penumpang aku sudah duduk gelisah menunggu di mobil sudah cukup lama bersabar mencari penumpang lain Angin Malam di pelabuhan ini berhembus pelan tapi dinginnya makin terasa menembus kulit aku yang duduk di tembok memanjang di pinggir Terminal masih terus menunggu dengan sabar datangnya penumpang syukurlah 11.10 kit ada kapal merapat yang datang dari pelabuhan Merak pasti bakal ada calon

 

penumpang untukku dari jauh aku perhatikan memang banyak penumpang yang turun dari kapal itu secercah harapan makin terang ketika kalau diperhatikan banyak yang berjalan ketempat dimana mobilku terparkir di masa iya nggak ada yang jadi menumpang tapi satu persatu yang datang hanya lewat saja ternyata ada yang ke tempat penjemputan mobil pribadi dan ada juga yang langsung menuju terminal bis besar belum ada yang datang dan masuk ke mobil travel ku Duh Duck dapat penumpang lagi Sialan aku bergumam sendirian ketika akhirnya enggak ada satupun orang yang masuk kedalam mobilku yang mengarah pun tidak beberapa menit kemudian jalur keluar penumpang kembali kosong akan ramai lagi kalau ada kapal yang merapat itu yang terus jadi perputaran nasib dan rezeki buat aku dan teman-teman seprofesi tapi di tengah-tengah kegalauan dari jauh aku melihat ada penumpang yang datang sendirian menyusuri jalur penumpang datang dari pintu keluar penumpang ini sangat menarik perhatian karena biasanya akan ada sopir atau kernet yang datang mendekat tapi kali ini enggak sama sekali nggak ada orang yang menawarkan angkutan yang akan mengantar ke tempat tujuan ini dia terus berjalan sendirian dengan tas kecil ditangannya pandanganku terus mengikuti pergerakannya yang bergerak terus menuju ke tempat parkir kendaraan Travel Aku Makin penasaran Rembang redup lampu area

 

parkir ini sedikit banyak membuat aku harus bekerja keras untuk menajamkan mata untuk terus memperhatikan tuh kok dia berhenti disitu aku bergumam sendiri ketika akhirnya si penumpang menghentikan langkah tepat disamping ini dia berhenti ia melihat itu aku langsung mematikan rokok lalu buru-buru berdiri kemudian berjalan menghampiri eh mau ke mana ya pak Tanyaku ketika Akhirnya sudah ada dihadapannya lelaki 40 tahunan berperawakan tinggi kurus mengenakan kemeja berwarna gelap dan celana kain layaknya karyawan yang baru pulang dari kantor ayo kesini bisa Mas ini dia menjawab sambil tangannya menyodorkan secarik kertas aku lalu mengambilnya memperhatikan sebentar ternyata di dalamnya ada beberapa baris tulisan tangan yang nyaris gak bisa terbaca dengan jelas ini apa ya Pak Tanyaku agak kebingungan alamat bisa antar saya ke sana Jawa bapak itu lagi sekali lagi aku perhatikan kertas ini ternyata benar itu adalah barisan kata yang membentuk alamat tujuan alamatnya nggak tertulis lengkap hanya nama desa dan beberapa patokan yang harus dilewati kalau ingin menuju kesana oh alamatnya kurang lengkap Pak Tapi bapak tahu jalannya ke sana kan Tanyaku lagi Oh iya saya tahu nanti saya Pandu bisa antar saya ke sana kan bisa pak bisa aku menyanggupi yo yah lumayanlah daripada hanya dapat satu penumpang kan lebih baik dapat

 

lagipula tujuan yang dia maksud aku perkirakan letaknya nggak jauh dari jalan besar guys Jalan Lintas Sumatera yang sudah biasa aku lalui tapi nanti ada beberapa teman saya yang akan ikut mereka menunggu di jalan yang mengarah kesana nggak apa-apa kan pak Kata bapak itu oh iya pak enggak apa-apa bagus malah hehehe Oh ya tentu saja aku senang mendengarnya jadinya akan ada tambahan penumpang lumayan kan saking senangnya aku jadi enggak menanyakan lagi berapa jumlah teman yang akan ikut nanti Biar sajalah makin banyak makin bagus Oke Pak Bapak Silakan masuk kita berangkat sebentar lagi kok bapak itu langsung masuk lewat pintu samping sementara penumpang yang satu lagi aku lihat sudah dalam posisi tidur di kursi tengah ya Sudah aku langsung bergegas menuju kursi pengemudi lalu menyalakan mesin malam mulai larut mendekati tengah malam udara bergerak membentuk semilir angin berhembus menerpa apapun dihadapannya suasana khas pelabuhan di ujung timur Sumatera sekali lagi aku melirik jam tangan angkanya menunjukkan pukul 1145 di saat itulah aku mulai menjalankan kendaraan keluar Pelabuhan mengantarkan penumpang ke tujuan gelap pekat titik

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR KELUARGA SANTOSO FULL EPISODE

 

awal jalan lintas Sumatera aku tembus dengan kecepatan sedang jendela terbuka setengahnya berhembuslah angin malam masuk ke kendaraan aku melirik kaca spion di beberapa detik aku memperhatikan penumpang di belakang penumpang yang pertama masuk masih tertidur dengan kepala bersandar ke jendela sementara penumpang yang satu lagi yang masuk belakangan masih duduk tegak tanpa bersandar ini dia di kursi Tengah paling depan dengan begitu aku bisa melihatnya dengan jelas beberapa belas Km Pertama jalanan selepas Pelabuhan menanjak dan menurun dengan banyak tikungan yang menantang penerangan juga seadanya kalau nggak mau dibilang gelap hanya mengandalkan cahaya lampu kendaraan saja ditambah jalanan juga bisa dibilang sepi lebih sepi dari biasanya ini memang sih ini bukan akhir pekan atau masa liburan tapi ini terhitung sangat sepi kendaraan yang melintas hanya segelintir yang searah denganku ataupun yang berlawanan sepi benar-benar sepi sudah biasa dengan yang seperti ini sudah sering sekali menyusuri jalanan sepi tengah malam aku hanya harus tetap fokus dan berkonsentrasi Halo Bang aku berhenti di depan aja di Kalianda tiba-tiba aku dikagetkan

 

oleh suara salah satu penumpang sontak aku langsung melirik spion untuk melihat kebelakang ternyata yang bilang begitu adalah penumpang yang sejak tadi tertidur penumpang pertama loh bukannya mau turun di Rajabasa Pak Tanyaku meyakinkan enggak usah di Kalianda aja Oh iya langsung menjawab seperti itu sambil sekilas aku melihat ada raut ingin bergegas diwajahnya Ya sudahlah aku akan ikuti tidak mungkin juga aku memaksanya sampai ke Rajabasa karena diawal naik tadi dia bilang Tujuannya ke sana di Kalianda masih berjarak beberapa menit lagi tapi lagi-lagi penumpang ini bersuara bank-bank Stop bang aku turun di sini aja dia bilang begitu loh Kalianda masih di depan lupa sebentar lagi Timpal ku Oh iya nggak apa-apa aku turun di sini aja stop stop bersikeras bapak itu Ingin turun ya sudahlah aku nggak bisa memaksanya seketika itu juga aku menepi dan menghentikan mobil hanya kira-kira beberapa menit dari Kalianda untungnya kami berhenti persis di depan restoran besar yang terlihat masih ada kegiatan walaupun sepi ketika mobil sudah benar berhenti Bapak ini langsung turun lalu berjalan ke pintu depan dan membukanya Halo Bang kalau bisa jangan lanjut perjalanan istirahat aja di restoran ini lanjut besok pagi katanya setengah berbisik Memangnya ada apa Pak ini masih ada satu penumpang lagi yang harus kuantar belum

 

bisa istirahat jawabku kebingungan Oh ya sudah yang penting aku sudah mengingatkan hati-hati ya Bang setelah bilang begitu si bapak langsung menuju pintu dan buru-buru berjalan menuju restoran di dalam perjalanan menjauh sekali dia menengok lagi ke belakang melihat kendaraan Emangnya ada apa sih Kenapa tadi dia ngomong gitu halo ah entahlah Aku enggak tahu dan belum mau tahu beberapa menit kemudian aku lalu injak gas lagi melanjutkan perjalanan masih ada satu penumpang lagi yang harus diantar malam semakin larut gelap menyelimuti satu bagian kecil karena Sumatera sedang aku susuri dalam detik dan menit yang berurut suara mesin kendaraan hanya satu-satunya yang terdengar selebihnya sepi mengemuka angin makin dingin aku tutup sedikit kaca jendela aku melirik spion penumpang di belakang masih saja duduk tanpa bersandar menjadikan posisinya Cukup jelas kelihatan oh iya aku hampir lupa kan katanya ada teman-teman penumpang ini yang akan ikut naik ditengah-tengah perjalanan eh maaf Pak teman-temannya naik dari mana ya pak kataku sambil melirik spion di depan nanti saya kasih tahu jawabnya datar Baiklah aku ikuti saja perintahnya sambil terus memperhatikan jalan yang makin sepi saja ya kalau aku nggak salah kira alamat yang dituju oleh

 

penumpang ini adalah satu daerah yang agak pedalaman keluar dari jalan utama yang sedang aku susuri ini belokannya pun aku mengira-ngira saja sudah sekitar 15 menit kami melewati kali Anda seharusnya persimpangan nya sudah dekat menurut perkiraanku Halo Pak maaf belokannya Yang mana ya Saya takut salah Tanyaku lagi Oke sebentar lagi Mas nanti saya kasih tahu penumpang ini masih menjawab datar lagi-lagi aku harus diam dan terus melajukan kendaraan roda-roda terus menggelinding menyusuri di minyak aspal malam suaranya berdesakan dengan mesin yang menderu pelan melaju dengan kecepatan sedang desir angin dingin yang masuk lewat celah jendela menerpa wajah yang sejak tadi sudah merasa kaku sedikit mengantuk Di depan belok kanan suara dari belakang membuyarkan lamunanku oke Pak benar saja di kejauhan aku melihat ada jalan masuk menuju sisi kanan jalan terpaan cahaya lampu sorot membuat aku bisa melihatnya walaupun samar-samar jalan masuk yang ditandai oleh dapur alusu yang terbuat dari kayu setelah sudah sampai persis di depannya aku memutar setir mobil ke kanan yang tadinya sudah sepi dan gelap makin menjadi ketika kendaraan sudah berbelok ke kanan masuk ke jalan yang agak lebar Jalan Utama namun masih tetap beraspal itu teman-teman saya baru-baru beberapa belas meter

 

melewati gapura penumpang di belakang bilang begitu aku nggak menjawab Malah memicingkan mata mencoba melihat kejauhan sampai batas terjauh lampu kendaraan benar saja aku melihat ada yang sedang berdiri di pinggir jalan [Musik] aku menebaknya ada sekitar empat atau lima orang Mereka berdiri Dalam Gelap ini orangnya Pak Tanyaku lagi Oh iya yang itu aku mengurangi lagi kecepatan yang memang sudah pelan sejak belok tadi beberapa saat kemudian aku hentikan kendaraan tepat didepan orang-orang ini menghitungnya lagi dan benar ada empat orang MP3 laki-laki dan satu perempuan Semuanya setengah baya aku langsung turun lalu berjalan menuju pintu penumpang untuk membukakan pintu satu persatu mereka masuk lalu menduduki kursi kosong tapi tidak ada satupun yang ingin duduk di depan Hah Senang rasanya melihat isi mobil yang hampir penuh Setelah dari titik keberangkatan tadi yang hanya terisi dua orang kemudian ditinggal satu penumpang eh ini tujuannya masih sama ya pak Tanyaku sambil melirik ke spion masih Mas jawab si bapak pendek Ya sudah aku lalu mulai injak gas lagi perlahan-lahan jalanan yang sedang kami lalui ini bukan Jalan Utama sudah bukan termasuk Jalan Lintas Sumatera jadi ada beberapa perbedaan lebih sempit aspal yang gak terlalu bagus dan tentu saja lebih gelap bisa dibilang merupakan jalan kampung pemandangan kanan kiri hanya pepohonan rapat yang

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR MISTERI KKN DESA PEREWANGAN FULL

 

sesekali ada Perumahan penduduk yang jaraknya nggak berdekatan di luar nggak ada angin terlihat dari pepohonan yang nyaris semuanya enggak ada pergerakan tapi udaranya dingin cukup untuk merasuk menembus kulit Jendela aku duduk sedikit lagi hanya menyisakan ruang kecil agar asap rokok bisa keluar alamat yang sedang dituju ini Seharusnya aku sudah tahu karena ingat kalau entah kapan aku pernah masuk ke jalan ini juga mengantarkan penumpang Tapi waktu itu masih ada matahari kali ini situasinya sangat beda malam hari dan juga tujuan penumpang ini malah lebih jauh lagi terus masuk kepedalaman tapi walaupun begitu jalanannya masih bisa untuk dilewati saat ini masih jauh ya Pak Tanyaku lagi ketika sudah mulai ada pertanyaan dalam kepala masih Pak nanti saya kasih tahu ada keanehan lain di belakang sama sekali enggak ada percakapan saling diam satu sama lain padahal katanya Mereka semua berteman tapi lama kelamaan aku enggak terlalu memikirkan itu lebih memilih untuk fokus memperhatikan jalan karena makin lama jadi mulai menyeramkan ditambah Jalan aspal yang sudah berganti dengan jalan Tanah sejak beberapa menit yang lalu yang tadinya masih ada rumah penduduk walaupun jarang sekarang sama sekali enggak ada rumah atau bangunan lain hanya banyak pepohonan dan semak belukar yang jadi pemandangan di kanan kiri gelap tentu saja jangan ditanya lagi penerangan hanya berasal

 

dari sinar lampu mobilku saja aku yakin kalau saja lampu mobilku mati gelapnya akan menjadi total Ih serem lalu mau kemana sebenarnya kami ini di desa terakhir yang sudah pernah aku kunjungi sebelumnya sudah terlewati beberapa menit yang lalu setelah itu sama sekali aku nggak kenal daerah ini sama sekali belum pernah kesini sebelumnya belok kanan ya suara penumpang belakang memecah sepi Suaranya pelan tapi Cukup membuatku kaget aku nggak menjawab apa-apa Aku ikuti saja omongannya berbelok ke kanan roda mobil terus berputar menelusuri jalan sepi ini menembus malam sekitar 50 meter setelah belokan tadi aku melihat ada gapura lagi sangat samar karena bentuknya sudah kusam dan seperti berlumut nggak jelas karena gelap dan sambil jalan-jalan aku jadi nggak bisa membaca tulisan yang ada di gapura ini terus injak gas plant aku perlahan melewati gapura Yang sepertinya merupakan batas suatu desa entah desa apa itu ia berhenti Mas tiba-tiba salah satu penumpang bilang begitu aku langsung menginjak rem di sini pak Oh iya padahal kanan dan kiri jalan sama sekali enggak ada rumah atau bangunan tapi

 

kok ada satu penumpang yang turun disini kami aku memutuskan untuk tetap duduk di balik kemudi ndak mau turun agak ngeri tempatnya makanya aku hanya menunggu si penumpang untuk turun sendiri berpatokan dengan suara pintu terbuka dan tertutup tapi tanpa melihat ke belakang aku sama sekali gak mendengar ada suara pintu Hening saja padahal aku sudah berhenti agak lama Pak Pak jadi turun gak Tanyaku beberapa saat kemudian ketika menyadari kalau tidak ada pergerakan tapi gak ada jawaban Hening dan sepi saja Karena itulah Akhirnya Aku menoleh kebelakang Halo Pak jadi turun gak Tanyaku lagi sambil melihat ke para penumpang mereka semua diam karena gelapnya ruang aku jadi sama sekali nggak bisa melihat wajah mereka satu persatu dengan jelas 8 tanya siluet hitam bayangan yang tertangkap oleh mata Halo Pak Sekali lagi aku bertanya-tanya masih enggak ada jawaban tapi akhirnya aku menemukan ada keanehan yang mendadak membuatku merinding nggak sengaja aku menghitung penumpang itu Halo 1234 hanya empat penumpang harusnya lima kemana yang satu penumpang lagi Sudah turunkah tapi kapan karena sebelumnya sama sekali aku belum berhenti menurunkan penumpang ayo Kemana dia itu sudah turun Baru saja dalam gelap salah satu penumpang yang aku nggak tahu yang mana Bilang begitu ini sudah turun-temurun Kok aku enggak mendengar pintu terbuka apalagi melihat

 

orangnya [Musik] mulai timbul kecemasan siapakah yang jadi penumpang ku ini sebenarnya kata2 masa tu yang turun Pak Tanyaku Oh iya ada yang menjawab tapi lagi-lagi aku nggak tahu yang mana Aku kemudian kembali menginjak pedal gas kendaraan melaju sangat pelan sengaja seperti itu beberapa belas meter setelah mobil bergerak Aku akhirnya melihat ada bangunan di sebelah kanan jalan bangunan yang sepertinya merupakan rumah penduduk tapi lagi-lagi karena gelap Aku hanya bisa melihatnya dalam bentuk hitam siluet setelah rumah pertama beberapa menit berikutnya aku melihat ada rumah lagi yang bentuknya nyaris sama lagi-lagi aku melihatnya dalam bentuk siluet nah ketika sudah masuk ke desa ini tadi entah kebetulan atau enggak bulan memancarkan sinarnya yang cukup terang jadinya aku agak bisa melihat sekitar dengan agak jelas tapi walaupun begitu aku melihat rumah-rumah di sini tetap saja enggak terlalu jelas hanya hitam Di depan berhenti Salwa satu penumpang bilang begitu di sini pak Tanyaku memastikan Iya jawab yang belakang aku perlahan menginjak rem menghentikan kendaraan kali ini aku melirik spion Mencoba memperhatikan pergerakan di belakang dan menajamkan pendengaran

Baca Juga  PODCAST STORY HORROR MISTERI TEWASNYA KORBAN PENCULIKAN

 

supaya bisa mendengar suara pintu Kalau dibuka atau ditutup 28 tapi aku masih bisa melihat belakang pergerakannya terlihat salah satu penumpang memang bergerak menuju pintu Tapi beberapa belas detik kemudian yang Padahal aku menunggu suara pintu terbuka ternyata nggak ada sama sekali nggak ada suara pintu tiba-tiba Ya sudah Pak Nah apalagi ini sontak Aku menoleh kebelakang ternyata benar hanya tinggal tiga penumpang gimana caranya penumpang tadi turun karena pintu sama sekali enggak terbuka di sini aku mulai ketakutan Aku Makin merasa Kalau ini ada yang aneh ndak menunggu perintah lagi aku langsung injak gas kali ini agak cepat masih sama kanan kiri masih sangat sepi dengan bangunan rumah-rumah hitam yang terlihat beberapa kali di kanan-kiri ini sungguh merupakan desa yang sangat aneh seram karena aku baru sadar kalau dari awal sama sekali enggak ada lampu yang menyala gelap semuanya di tengah-tengah memperhatikan keanehan di luar aku terkejut ketika ada tangan dingin yang memegang pundakku saya berhenti di depannya begitu ke atas sang pemilik tangan nah kali ini ada yang berbeda karena aku mencium aroma wangi menyerbak sangat wangi Wangi Bunga yang aku nggak tahu bunga apa itu kemudian aku berhenti persis di depan satu rumah yang lagi-lagi aku melihatnya sangat gelap masih berbentuk siluet ketika

 

aku masih fokus memperhatikan rumah itu tiba-tiba perhatianku berpindah ada salah satu atau sesuatu yang bergerak ternyata ada sosok berbentuk manusia yang sedang berjalan mendekati menuju rumah Oh ya sosok itu berjalan terus dan menerus sampai akhirnya aku melihatnya masuk ke dalam rumah tanpa membuka pintunya Oh iya berjalan menembus dinding depan tersentak Aku kaget melihatnya benar dugaanku ini ada yang gak beres kemudian aku perlahan menoleh kebelakang dan yang aku takutkan terjadi dugaanku benar kalau penumpang sudah berkurang satu lagi ini sekarang hanya tinggal dua sosok yang di belakang kemudian lanjut lagi ndak perlahan aku memacu kendaraan lebih cepat aku mulai sangat ketakutan penumpangnya aku bahwa ternyata bukan sosok penumpang biasanya ia berhenti lagi-lagi salah satu penumpang bilang begitu penasaran mengalahkan rasa takut setelah mobil berhenti aku langsung menoleh kebelakang Aku ingin tahu bagaimana caranya mereka ini turun kendaraan aku memperhatikan dua sosok ini dan benar salah satunya kemudian bangkit dari duduk dan mendekati pintu keluar ia tahu apa yang aku lihat ternyata penumpang ini turun kendaraan dengan cara

 

menembus pintu tanpa membukanya sama sekali Tuhan aku ketakutan ternyata penumpang ku bukan manusia penumpang yang turun kali ini juga sama aku langsung berjalan menuju salah satu rumah yang ada di sebelah kiri lalu masuk menembus pintu tinggallah satu penumpang aku injak pedal gas cukup cepat aku memacu kendaraan bergerak menembus gelapnya desa yang mengerikan ini tujuannya kemana aku nggak tahu aku cuma mau keluar dari Desa ini secepatnya walaupun gak tentu arah tapi masih ada satu lagi sosok penumpang yang ada di belakang nah ketika aku masih berkonsentrasi memperhatikan jalan dalam kecemasan tiba-tiba tercium bau yang sangat wangi ia mencium ini aku reflek mencari tahu sumbernya dan alangkah kagetnya aku ternyata ketika melirik kursi sebelah kiri sudah ada yang sedang duduk di situ duduk disebelahku Persib seorang perempuan ini penumpang yang benar tadi aku melihat ketika naik namun kali ini beda wajahnya tersenyum tanpa ekspresi memandang kedepan rambut panjangnya terurai Aku gemetar ketakutan bait-bait doa melintas dalam hati meminta pertolongannya beberapa belas detik kemudian tangannya mulai bergerak bergerak sampai akhirnya aku mengerti maksudnya telunjuk tangan kanannya menunjuk ke satu arah ke salah satu rumah aku langsung membawa mobilku menuju rumah itu rumah biasa dan lagi-lagi berbentuk siluet hitam aku menghentikan kendaraan persis didepannya ada pemandangan menyeramkan aku

 

melihat sosok seram ini turun dengan menembus pintu mobil sangat menyeramkan dan sangat mengerikan karena kejadiannya hanya berjarak kurang dari satu meter dihadapanku Setelah turun kemudian dia berjalan mendekat ke rumah tadi terus berjalan sampai akhirnya masuk dengan cara lagi-lagi menembus pintu beberapa saat Lamanya aku Terkesima seperti terhipnotis sampai akhirnya seperti ada yang menyadarkan lalu bergerak untuk cepat-cepat membawa kendaraan ini pergi dari tempat ini setelah para penumpang tadi Ya aku sangat cemas kalau-kalau nantinya tidak menemukan jalan keluar Desa jalan menuju Jalan Utama tapi ternyata enggak begitu seperti ada yang menuntun di sekitar setengah jam kemudian aku sudah sampai di Jalan Utama Jalan Lintas Sumatera selesai sungguh pengalaman yang sangat menyeramkan balik lagi ke gue beri Story Cukup sekian cerita malam ini semoga bisa memuaskan dahaga akan cerita seram sampai jumpa lagi minggu depan tetap sehat jaga hati dan perasaan diri sendiri serta orang lain supaya bisa terus merinding bareng Saram brisik oke itulah akhir cerita dari thread Twitternya Mas beri Story tentang Desa hantu yang ada di daerah Sumatera ya Lampungnya lebih tepatnya ya jadi ternyata mi5 penumpang itu kayaknya saling berhubungan atau gimana ya Jadi mereka itu kayak tahu gitu Ada temannya yang mau naik mau menuju ke desa itu gitu Oh ya mungkin itu saja yang bisa saya ceritakan pada siang hari ini kurang lebihnya saya mohon maaf wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Leave a Reply

Your email address will not be published.